Business

Kecam UFC, Kabib Sebut UFC Abaikan Pertarung Dari Russia

Khabib ingin UFC lebih promosikan petarung dari Rusia. (Ethan Miller/Getty Images/AFP

GemOne Petarung asal Rusia Khabib Nurmagomedov marah mengecam kinerja Ultimate Fighting Championship (UFC) dalam mempromosikan atletnya.

Bagi juara UFC kelas ringan itu, pihak UFC tidak pernah mempromosikan petarung dari Rusia dengan baik. Hal itu dilontarkan Khabib jelang laga UFC di St. Petersburg pada 20 April nanti. Pertarungan di St. Petersburg adalah UFC kedua di Rusia setelah sebelumnya di Moskow pada September 2018.


Pada UFC Moskow, sejumlah petarung asal Rusia seperti mantan juara kelas berat Andrei Arlovski, Nikita Krylov, CB Dollaway, hingga Thiago Alves. Di ajang itu juga petinju kelas berat Rusia Alexey Oleinik meraih kemenangan besar usai mengalahkan veteran UFC, Mark Hunt.


Tetapi, dalam pandangan Khabib dalam dua laga di Rusia, pihak UFC tidak juga menunjukkan kinerja yang baik. Khabib merasa petarung-pertarung dari Rusia tidak mendapat sensai yang sama dengan petarung dari negara lain.

"Bagi saya, setelah acara di Moskow ada banyak orang yang sama, semua media yang sama. Penggemar UFC menonton, tetapi saya juga tahu sebagian besar orang tidak tahu yang mereka lakukan di Rusia. Mengapa [UFC] tidak menunjukkan atau mempromosikannya?" ujar Khabib dikutip dari Fan Sided.
Khabib masih dalam masa hukuman karena keributan usai bertarung dengan Conor McGregor.

Khabib berharap petarung-petarung Rusia semisal: Mairbek Taisumov, Rustam Khabilov, hingga Omari Ahkmedov bisa berpartisipasi dalam acara atau promosi media dari UFC.


Meski ada pertarungan UFC di Rusia, namun Khabib tidak bisa berpartisipasi di dalamnya karena masih dalam masa hukuman usai keributan di UFC 229 setelah mengalahkan Conor McGregor di Las Vegas, Oktober 2018. Khabib diperkirakan baru bisa kembali naik oktagon pada September mendatang.